Minggu, 23 Oktober 2011

Sewindu (8 tahun) Perjalanan Mal Pekanbaru

Mal Pekanbaru merupakan pusat perbelanjaan yang terletak di persimpangan jalan Jendral Sudirman dan Teuku Umar, tepatnya di seberang Plaza Senapelan.

Dalam memperingati Hut Mal Pekanbaru yang ke-8 ini, Mal Pekanbaru yang bekerjasama dengan TELKOM, SPEEDY, FLEXI, dan MEGAKOM
yang bertemakan Spirit of Transformation kembali mengadakan berbagai event. salah satunya adalah Riau Design Blog Competition 2011 yang diikuti dengan peserta yang berkatagorikan SMP dan SMA se-Provinsi Riau.

Dan kami sebagai salah satu team peserta lomba design blog mengucapkan,,,,...

"SELAMAT ULANG TAHUN MAL PEKANBARU YANG KE-8"

SEJARAH PT.TELKOM

Pada awal perjalanan TELKOM di mulai pada tahun 1975. Pada saat itu TELKOM masih bernama  Info Media Nusantara sebagai penyedia layanan informasi di nusantara.Info media kemudian telah menerbitkan buku petunjuk telepon telkom yellow pages. Pada tanggal 30 Juni 2009 PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) melalui PT Multimedia Nusantara (Metra), anak perusahaan yang 99,99% milik Telkom (selanjutnya disebut Telkom Group) telah menandatangani Shares Sales & Purchase Agreement (SPA) untuk membeli 49% saham PT Infomedia Nusantara (Infomedia) milik PT Elnusa Tbk (Elnusa), sehingga 100% saham PT Infomedia Nusantara telah dimiliki oleh Telkom Group.

SMAN 1 PKL.KERINCI SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL


Sejarah Singkat

SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci berdiri sejak tahun 1987 dengan kepala sekolah pertama SYAMSUL KAMAL dan kemudian digantikan oleh Drs.UMAR DAIRI dan digantikan oleh Drs.Darisman.M.Pd. Sejak tahun 1999 sampai sekarang.
Luas areal yang dimiliki sekolah ini adalah 2000m2 luas lahan yang sudah dibangun sampai saat ini luas 140.000m2 dengan jumlah kelas 24 ruang dan laboraterium 5 ruang, perpustakaan, ruang guru, BP,Aula, Kepsek, Osis dan Ruang olahraga.
Suasana tenang dan udara yang segar jauh dari polusi, lingkungan yang ramah dan bersih dan terletak di pusat kota kabupaten Pelalawan menjadikan sekolah ini sebagai sekolah favorit dan terdepan. Sarana dan prasarana yang lengakap, internet unlimitied baik wireless dan wireline memungkinkan sekolah ini menjadi sekolah “CENTER OF EDUCATION EXCELLENT” di Kab.Pelalawan dan Riau umumnya.
Sejak tahun 2002, SMAN 1 Pangkalan Kerinc imerupakan Sekolah Berwawasan Keunggulan Kabupaten Pelalawan. Sebagai Sekolah berwawasan keunggulan, SMAN 1 Pangkalan Kerinci melakukan pembenahan dalam bidang sarana dan prasarana, proses pembelajaran, dan admintrasi sekolah.

Sebagai hasil dari pembenahan tersebut, pada tahun 2007, SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci dipercaya oleh Direktorat Pembinaan SMA, Ditjen. Manajemen Dikdasmen Departemen Pendidikan Nasional Jakarta sebagai salah satu dari 100 SMA/MA di Indonesia sebagai sekolah rintisan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL).

Program Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) ini merupakan salah satu upaya yang positif bagi dunia pendidikan kita dimana sekolah diberikan kesempatan untuk membekali peserta didik tentang pengetahuan dan sikap menghargai sumberdaya dan potensi yang ada di lingkungan setempat yang tidak terakomodir dalam Standar Isi (SI) mata pelajaran SMA. Hal ini juga sejalan dengan prinsip pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yaitu dikembangkan sesuai dengan kondisi dan karakteristik daerah, sekolah, dan peserta didik. Oleh karena itu, dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMA Negeri 1 Pangkalan kerinci memasukkan konsep-konsep Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal, baik terintegrasi dengan mata pelajaran yang relevan, keterampilan, muatan lokal, maupun pengembangan diri.

Dalam kurun waktu 2002 – 2007, berbagai prestasi diraih oleh siswa-siswi SMAN 1 Pangkalan Kerinci, baik bidang akademik mapun bidang non akademik, terutama pada tingkat kabupaten dan propinsi. Berdasarkan kemajuan tersebut, maka SMAN 1 Pangkalan Kerinci metargetkan pada tahun 2010 sebagai rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).
Untuk mencapai target tersebut, pada tahun 2007, SMAN 1 Pangkalan Kerinci sudah memulai program rintisan SBI pada kelas X sebanyak 2 kelas dengan jumlah siswa 64 orang. Pada tahun 2008 program tersebut dilanjutkan, sehingga sekarang kelas yang dijadikan sebagai persiapan SMAN 1 Pangkalan Kerinci sebagai  rintisan SBI sebanyak 4 kelas, yaitu kelas X dan XI masing-masing 2 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 128 orang. Pada tahun pelajaran 2009/2010, SMAN 1 Pangkalan Kerinci resmi ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMA sebagai salah satu Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. 

Sejak dilaksanakannya program SMAN 1 Pangkalan Kerinci sebagai sekolah berwawasan keunggulan, sekolah rintisan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL), dan program menuju Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), serta didukung oleh hasil nyata berupa prestasi yang diperoleh siswa-siswa SMAN 1 Pangkalan Kerinci, Menyebabkan SMAN 1 Pangkalan Kerinci menjadi tujuan utama tamatan SMA di Kabupaten Pelalawan, bahkan dari luar Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan data keadaan siswa SMAN 1 Pangkalan Kerinci, diperoleh informasi bahwa masih banyak siswa-siswa tersebut yang masih tergolong miskin. Data tersebut diperkuat dengan banyaknya siswa yang menunggak kewajiban mereka. Hal ini tentu dapat mengganggu kelancaran kegiatan sekolah. Selain itu, juga dikuatirkan siswa-siswi tersebut mengalami putus sekolah.  Untuk itu perlu bantuan dana dari pemerintah, salah satunya melalui Bantuan khusus Murid Miskin (BKMM).

Visi dan Misi

Visi:  

Menjadi SMA yang Terdepan dan Teladan serta Bertaraf Internasional dalam Menghasilkan Sumber Daya Manusia yang Menguasai IPTEKS dengan berlandaskan IMTAQ.

Misi :
  1. Menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwakan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia warga sekolah.
  2. Memberikan pelayanan yang sama bagi seluruh warga sekolah tanpa membedakan suku, agama dan ras serta menjunjung tinggi prinsip ke­setaraan gender.
  3. Menanamkan rasa persatuan nasional, cinta tanah air dan nilai-nilai kebangsaan bagi seluruh warga sekolah.
  4. Mengakomodasi tuntutan pembangunan daerah, nasional dan dunia kerja ke dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan yang diintegrasikan pada mata pelajaran yang relevan.
  5. Menggali keragaman potensi lokal, mengenal karaktristik daerah, ling­kungan, dan sosial budaya daerah melalui Pendidikan Berbasis Ke­ung­gulan Lokal.
  6. Melaksanakan kegiatan pengembangan diri untuk menggali dan mening­katkan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat per­kembangan dan  kemampuan peserta  didik.
  7. Melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan mengadopsi atau meng­adapsi kurikulum dari negara maju  yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan global dan karak­teristik satuan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan menuju kesetaraan global.
  8. Menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dengan melibatkan semua warga sekolah dan stakeholder dengan berpedoman pada Standar ISO 9001

Selayang Pandang Kepala Sekolah


Era globalisasi dengan segala implikasinya menjadi salah satu pemicu cepatnya perubahan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, dan bila tidak ada upaya sungguh-sungguh untuk mengantisipasinya maka hal tersebut akan menjadi maslah yang sangat serius. Dalam hal ini dunia pendidikan mempunyai tanggung jawab yang besar, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh sehingga mampu hidup selaras didalam perubahan itu sendiri. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat dan dirasakan secara instan, sehingga sekolah sebagai ujung tombak dilapangan harus memiliki arah pengembangan jangka panjang dengan tahapan pencapaiannya yang jelas dan tetap mengakomodir tuntutan permasalahan faktual kekinian yang ada di masyarakat.

Struktur Organisasi Sekolah

(KLIK UNTUK LIHAT LEBIH JELAS)





We Profile

 



Nama    : Sausan Tsurayya
TTL       : PKL.Kerinci, 14 April 1995
Alamat  : PKL.Kerinci
Sekolah : SMAN 1 PKL.Kerinci

Nama    : Teguh Piganta Putra
TTL       : Buatan, 14 Desember 1996
Alamat  : PKL.Kerinci
Sekolah: SMAN 1 PKL.Kerinci

Kesaktian Pancasila, Makna dan Simbologi


1 Oktober di Indonesia diperingati sebagai hari kesaktian pancasila. Peringatan Kesaktian Pancasila ini berakar Pada sebuah peristiwa tanggal 30 September 1965. Konon, ini adalah awal dari Gerakan 30 September (G30SPKI). Oleh pemerintah Indonesia, pemberontakan ini merupakan wujud usaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis.
Hari itu, enam orang Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta. Namun konon berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila maka upaya tersebut mengalami kegagalan.
Maka 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Jadi, penulis menyimpulkan bahwa kemunculan peringatan Kesaktian Pancasila disebabkan oleh gagalnya misi kaum Komunis mengganti dasar negara Indonesia. Karena kegagalan itulah selanjutnya Pancasila dianggap sakti, atau justru Pancasila kemudian dibikin sakral dan dianggap sakti.